Belanda Lolos ke Final Untuk Kali Pertama Sejak 1978


Para pemain Belanda merayakan gol yang dicetak oleh Giovanni van Bronckhorst (keempat dari kanan) ke gawang Uruguay. REUTERS/Mike Hutchings

TEMPO Interaktif, Cape Town – Berakhir sudah penantian panjang Belanda. Setelah menunggu selama 32 tahun, tim Oranje akhirnya kembali tampil di final Piala Dunia seusai mengalahkan Uruguay 3-2 dalam laga semifinal di Green Point Stadium, Rabu (7/7) dinihari WIB.

Ini adalah final pertama Belanda di Piala Dunia sejak 1974 dan 1978 di mana mereka kalah beruntun dari tim-tim tuan rumah saat itu, Jerman Barat dan Argentina.

Belanda yang tampil impresif dalam perjalanan ke semifinal dengan memenangi ke-13 pertandingan sejak babak kualifikasi, memang lebih diunggulkan dalam pertandingan ini daripada Uruguay yang lolos ke Afrika Selatan di saat-saat terakhir dan butuh kemenangan lewat adu penalti atas Ghana untuk meraih tiket ke semifinal.

Meski mendominasi sejak awal pertandingan, Belanda tak menunjukkan penampilan yang terlalu meyakinkan di Green Point Stadium. Tapi, mereka berhasil unggul lewat gol Giovanni van Bronckhorst di menit ke-18.

Gol ini terbilang spektakuler karena dibuat dari jarak sekitar 30 meter dengan tendangan kaki kiri yang keras ke arah sudut kiri atas gawang Uruguay yang tak terjangkau oleh kiper Fernando Muslera.

Keunggulan Belanda bertahan cukup lama sebelum Uruguay menyamakan kedudukan di menit ke-41 lewat gol Diego Forlan. Seperti aksi Van Bronckhorst, Forlan juga membukukan golnya dengan cara yang lumayan spektakuler. Ia menendang bola dengan kaki kiri dari jarak sekitar 25 meter dan tak mampu dicegah kiper Maarten Stekelenburg yang sempat menyentuh bola tersebut.

Di babak kedua, pertarungan berjalan cukup imbang meski Belanda tetap lebih dominan.

Setelah beberapa kali menekan, Belanda berhasil mengembalikan keunggulan menjadi 2-1 lewat gol Wesley Sneijder di menit ke-70 dan tiga menit kemudian keunggulan Belanda bertambah menjadi 3-1 berkat gol Arjen Robben.

Keunggulan ini membuat Belanda mengedurkan tekanan mereka dan situasi ini dimanfaatkan Uruguay untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 3-2 lewat gol Maximiliano Periera di masa injury time memanfaatkan umpan dari tendangan bebas Walter Gargano.

Dengan tersingkirnya Uruguay partai final 2010 nanti akan menyajikan duel sesama tim Eropa sehingga untuk kali pertama wakil dari Eropa bakal memenangi Piala Dunia di luar benua mereka.

Pada final 11 Juli nanti Belanda akan berhadapan dengan pemenang antara Spanyol dan Jerman yang akan bertanding pada semifinal kedua, Rabu (7/7) atau Kamis (8/7) dinihari WIB.

SUSUNAN PEMAIN

Uruguay: 1-Fernando Muslera; 3-Diego Godin, 6-Mauricio Victorino, 5-Walter Gargano, 16-Maximiliano Pereira, 22-Martin Caceres, 15-Diego Perez, 11-Alvaro Pereira (13-Sebastian Abreu 78), 17-Egidio Arevalo, 7-Edinson Cavani, 10-Diego Forlan (21-Sebastian Fernandez 84).

Belanda: 1-Maarten Stekelenburg; 12-Khalid Boulahrouz, 3-John Heitinga, 4-Joris Mathijsen, 5-Giovanni van Bronckhorst; 7-Dirk Kuyt, 6-Mark van Bommel, 10-Wesley Sneijder, 14-Demy de Zeeuw (23-Rafael van der Vaart 46), 11-Arjen Robben (17-Eljero Elia 89); 9-Robin van Persie.

Wasit Ravshan Irmatov (Uzbekistan)

REUTERS | A. RIJAL

sumber: http://www.tempointeraktif.com/hg/pialadunia2010_terkini/2010/07/07/brk,20100707-261517,id.html


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: